Pages

5 Alasan Kenapa Harus Punya Toko Online

5 Alasan Kenapa Harus Punya Toko Online
Apakah Anda sudah punya toko online? ah, memangnya apa manfaatnya punya toko online? mungkin jawaban itu pernah terlintas dibenak Anda. Jika anda seorang pebisnis offline, Anda wajib memiliki toko online, jika tidak, siap-siap saja bisnis Anda akan tergerus dengan bisnis kompetitor Anda. Begitu juga bagi Anda yang baru terjun di dunia bisnis online, langkah awal yang paling saya sarankan adalah memiliki produk untuk dijual.

Toko online adalah media elektronik berbentuk halaman web yang difungsikan untuk memajang dan menjual produk atau jasa kepada masyarakat. Saat ini, banyak orang telah beralih dari penjualan tradisional (offline) menuju ke penjualan online. Begitu juga dengan kebiasaan masyarakat yang sudah cenderung lebih nyaman berbelanja online. Jika Anda masih berfikir apa manfaatnya memiliki toko online, berikut ini akan kami sampaikan lima alasan kenapa harus memiliki toko online.

1. Toko Online Bertumbuh Lebih Cepat Dan Akan Menggeser Toko Offline


Sebuah penelitian yang dilakukan oleh lembaga survey AS, eMarketer menunjukkan bahwa pertumbuhan toko online di seluruh dunia akan tidak terbendung lagi pada tahun 2018. Ya, saya percaya dengan hasil survey itu, karena pergerakan e-commerce dari tahun ketahun sungguh mengejutkan. Bahkan sejumlah ritel besar pun mulai beralih ke toko online. Dilain sisi, pada tahun artikel ini ditulis, banyak ritel offline yang bertumbangan dengan menutup gerai mereka, seperti ramayana, lotto, dll. Di Amerika sendiri, pertumbuhan e-commerce diperkirakan tumbuh 11,6 sampai 16,5 persen dalam rentang waktu 2013-2018.

Tentusaja hasil survey ini sangat penting untuk memeriksa tren perpindahan dan pertumbuhan pasar, sehingga Anda akan lebih mudah mengikuti kemana bisnis ini akan bergerak. Dari statistik pertumbuhan tersebut, banyak pakar ekonomi menyebutkan bahwa model toko online adalah pilihan yang tepat bagi pengusaha yang ingin memulai bisnis mereka, atau mereka yang ingin mengembangkan bisnisnya.

2. Tidak Perlu Sewa Ruko Strategis Dengan Biaya Selangit


Salah satu syarat untuk meningkatkan omset penjualan adalah lokasi toko yang strategis, sehingga toko Anda mudah dikenali orang sehingga mereka bisa berbelanja ke tempat Anda. Hal ini sangat berbeda dengan toko online, karena Anda tidak perlu memilih lokasi toko yang strategis. Bahkan di tempat terpencil sekalipun, disudut kamar Anda yang jauh dari hiruk pikuk keramaian orang-orang, Anda tetap bisa berjualan!

Untuk bisnis offline, tentu saja lokasi adalah syarat utama, dan itu tidak berlaku bagi pengusaha toko online. Perbedaan ini ibarat jurang besar yang memisahkan konsep bisnis offline dan bisnis online. Sebagai pemilik toko online, Anda cukup mengatur sebuah nama toko dengan membeli domain, dan menjual produk Anda ke luar kota, luar provinsi, luar pulau bahkan ke seluruh dunia tanpa perlu berkeringat, berpanas-panasan, tanpa perlu berkendaraan dan mengeluarkan biaya transportasi yang mahal. Satu-satunya alat transportasi bagi pebisnis online adalah ujung jarinya yang berada diatas mouse.

Tapi, ada sisi lain yang harus Anda ketahui bahwa toko online memiliki kelemahan dibanding dengan toko offline, yaitu toko online cenderung lebih “pasif” dibandingkan toko offline. Hal itu sangat wajar, karena toko offline selalu memiliki pekerja yang bertugas menyapa setiap calon pelanggan, bahkan membujuk merka untuk membeli produk yang ada di tokonya sedangkan toko online tidak memiliki itu. Salah satu cara untuk menyiasati kekurangan itu, Anda bisa menambahkan kolom "chat" pada sisi toko online Anda.

3. Sangat Mudah Untuk Membangun Toko Baru


Anda punya cita-cita memiliki 10 toko offline dengan tempat yang strategis, tapi modal hanya 5jt misalnya? Mungkin jika Anda mengutarakan keinginan tersebut kepada orang-orang, mereka akan mentertawakan Anda. Jika sebuah toko offline dengan lokasi strategis memiliki harga sewa 5jt/bulan. Setidaknya Anda harus mengeluarkan biaya sewa 60jt/tahun untuk 1 toko, dan 600jt untuk 10 toko.

Tapi keinginan Anda akan mudah terealisasi jika jalur bisnis Anda melalui online. Bahkan, jika anda tidak perlu dipusingkan dengan biaya belanja stok produk. Anda bisa menghubungi setiap produsen dari produk yang ingin Anda jual, atau setidaknya Anda bisa menghubungi para supplier, distributor ataupun agen. Sehingga modal 5jt untuk memiliki 10 toko akan terwujud.

Untuk promosi sendiri tidak akan semahal dengan biaya yang dikeluarkan jika memiliki toko offline. Anda tidak perlu membayar puluhan karyawan, cukup 1-2 orang karyawan yang bertugas mengurus toko online Anda. Apa saja tugas karyawan toko online? bisa sebagai customer service, membuat atau mengupdate content produk, mengoptimasi toko online agar mudah ditemukan di mesin pencari atau lebih dikenal dengan SEO. Bahkan hal itu bisa dikelola Anda sendiri dengan sedikit lebih bekerja keras, dan meluangkan banyak waktu.

4. Masyarakat Sudah Terbiasa Belanja Online


Hasil survey menyebutkan bahwa 80 persen pengunjung internet telah biasa berbelanja secara online. Tentu saja hasil itu akan terus bertumbuh, apalagi pertumbuhan pengguna internet di Indonesia tumbuh dengan sangat cepat, sehingga ini merupakan aset yang tidak boleh kita sia-siakan.

Kunci utama dalam bisnis toko online adalah kepercayaan dari pelanggan. Pemilik toko online harus memberikan kepercayaan dan kredibilitas kepada konsumen, hal itu sangat masuk akal karena setiap pelanggan yang berbelanja tidak pernah bertatap muka dengan Anda, mereka hanya bermodalkan kepercayaan kepada toko online Anda. Oleh karena itu Anda jangan menyia-nyiakan kepercayaan mereka.

Salah satu untuk memberika kepercayaan kepada calon customer adalah Anda menampilkan bukti-bukti transfer dari pelanggan serta bukti pengiriman barang dari Anda kepada mereka atau nomor resi. Hal ini akan membantu Anda untuk meningkatkan kepercayaan calon customer sehingga mereka benar-benar yakin tidak akan tertipu berbelanja online di situs Anda.

5. Menawarkan Produk Melalui Email


Jika Anda ingin menjadi pemenang dari semua kompetitor bisnis Anda, makan Anda harus memiliki banyak ide dan strategi. Salah satu yang harus Anda perhatikan adalah metode direct selling atau menjual langsung ke perorangan dengan menawarkan produk Anda. Tentu saja jika dilakukan oleh pemilik bisnis offline, hal itu sangat sulit karena harus dilakukan dari rumah ke rumah, atau Anda bisa mebayar karyawan yang difungsikan sebagai sales.

Hal ini sangat berbeda bagi pemilik toko online, Anda tidak perlu repot berkunjung ke rumah orang lain untuk menawarkan produk Anda. Apalagi jika Anda tidak memiliki bakat di dunia sales marketing tradisional yang jika bicara seperti robot..hehe.

Setiap orang yang terhubung dengan internet rata-rata memiliki akun email, Anda bisa menghubungi mereka melalui email penawaran khusus misalnya. Tapi ingat, jangan sekali-kali melakukan email spam, karena itu merupakan pelanggaran kode etik dunia online. Terlebih orang lain juga tidak suka dengan email spam. Alih-alih mendapatkan penjualan yang bagus, malah bisnis Anda akan semakin terpuruk. Cara yang paling baik adalah mengirim email hanya kepada mereka yang ingin dikirimi email oleh Anda saja. Wah kok bisa begitu? bagaimana caranya? salah satu caranya dengan memberikan sebuah form layanan email subscriber (berlangganan email). Anda bisa menjaring email calon pelanggan melalui form tersebut. Saya akan membahas teknik ini pada sesi selanjutnya.

Selain melakukan penawaran melalui email, Anda juga bisa mencoba melakukan penawaran melalui telepon langsung. Silahkan pantau orang-orang yang tertarik dengan bisnis Anda. Cari informasi no hp nya kemudian hubungi mereka, berikan nilai lebih dari produk Anda, dan itu dilakukan hanya untuk Anda yang menguasi teknik cas cis cus..alias pandai berbicara.

Semoga artikel ini bermanfaat, jangan lupa niatkan seluruh pekerjaan Anda sebagai ibadah sehingga bukan kesuksesan dunia saja yang akan kita peroleh, mudah-mudahan kita juga mendapatkan kesuksesan di akhirat.


No comments :

Post a Comment