Pages

Inilah Kenapa Anda Selalu Gagal Dalam Berbisnis

Saya yakin sekali, bahwa Anda tidak sedang bercita-cita menjadi pebisnis yang gagal. Tapi kenyataannya, kesuksesan itu bukan hal yang mudah diraih. Tidak sedikit mereka yang baru memulai bisnisnya tapi sudah mati ditengah jalan. Tapi, banyak juga mereka yang dalam perjalanan bisnisnya mengecap manisnya kesuksesan dalam usahanya.

Bisnis merupakan sebuah perjalanan panjang yang akan terus kita jalani. Karena dalam berbisnis, banyak hal yang mungkin saja terjadi. Setiap momen dalam bisnis kita adalah sebuah pengalaman yang menambah kedewasaan kita. Kita ditempa oleh berbagai tragedi dalam bisnis yang kita geluti. Terkadang kita merasa hilang arah, saat bisnis kita jatuh sejatuh-jatuhnya sampai ke titik yang terendah.

Dan saya yakin, tidak ada orang yang selama hidupnya tidak pernah gagal. Meskipun banyak pepatah yang membesarkan hati kita, bahwa kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Tapi, apa jadinya jika setiap langkah yang diambil selalu menghasilkan kegagalan? Anda tentu tak akan pernah menginginkannya, bahkan hanya untuk membayangkannya pun pasti tidak mau.

Sebenarnya, yang menentukan sukses atau tidaknya bisnis kita, lambat atau derasnya aliran rizqi kita, besar atau kecilnya ujian yang dihadapi, adalah Alloh 'azza wajalla (bagi kami orang Islam). Tapi, sebagai manusia kita selalu dituntut untuk berikhtiar secara maksimal, kemudian menyerahkan seutuhnya kepada yang maha kuasa akan nasib kita sepenuhnya.

Gagal adalah sebuah ujian dan pelajaran yang berharga, begitupun dengan kesuksesan adalah ujian bagi kita. Meskipun demikan, kita selalu ingin memilih ujian kesuksesan ketimbang ujian kegagalan bukan? Banyak faktor yang menyebabkan bisnis kita gagal, bahkan bisa jadi kita memang sedang merencanakan kegagalan dalam berbisnis.

1. Otak Bawah Sadar Kita Selalu Berfikir Bahwa Bisnis itu Sulit


Ketika sang motivator bisnis ditanya, bisnis apa yang paling menjanjikan? jawab nya: Bisnis yang tidak selalu untuk ditanyakan, tapi bisnis yang Anda kerjakan saat ini. Ya, kebanyakan orang sudah merasa ciut sebelum menerjang liarnya gelombang bisnis. Malah berusaha menanmkan dalam otaknya, bahwa ini suatu hal yang impossible. Anehnya, dengan mindset seperti itu, tetap saja dengan tertatih-tatih mencoba untuk memulai bisnisnya.

Solusinya adalah, besarkan hati Anda, jernih kan otak Anda, buang jauh-jauh segala fikiran buruk terhadap bisnis yang ingin Anda mulai. Jangan pernah menghakimi diri sendiri sebelum Anda mengoptimalkan ikhtiar.

2. Saya Sudah Tua, Tak Ada Kesempatan Yang Kedua


Ternyata, orang yang punya KFC baru bisa berhasil ketika usianya sudah senja. Selama hidupnya dia dicap sebagai orang yang gagal, karena setiap langkah yang dijalaninya selalu berujung dengan kegagalan. Tapi, itu hanyalah contoh yang tidak banyak ditiru. Kenyataannya, orang selalu berfikir dan memperhitungkan usia dalam memulai bisnisnya. Mulai sekarang, berhentilah merasa sudah terlambat. Mulailah dengan penuh energi, semua orang bisa berbisnis tanpa pandang usia.
Apalagi jika usia Anda masih mudah, belum mencapai umur 50 tahun, maka tak ada alasan untuk menyerah karena faktor usia.

3. Saya Takut Kalau Produk Saya Tidak Laku


Yang perlu Anda tanamkan dalam fikiran Anda bahwa, tidak semua bisnis selalu diterima dengan baik dan laku dipasaran. Tidak sedikit orang yang mengawali bisnisnya dengan penolakan, bahkan cemoohan. Jika anda bisa bertahan dalam fase ini, kemudian mempelajari kenapa orang lain tidak menyukai bahkan cenderung menolak produk Anda. Setelah Anda menemukan masalahnya, maka segera perbaiki kekurangan tersebut.

Tidak jarang orang menolak produk Anda bukan karena produk Anda jelek, tetapi mereka melihat orang yang menawarkan kurang meyakinkan. Jika permasalahannya demikan, maka Anda perlu membranding diri Anda sendiri.

Yakinlah, tidak semua orang akan menolak produk Anda melainkan Anda belum dipertemukan dengan orang yang sedang membutuhkan produk Anda saja.


5. Darimana Saya Harus Memulai?


Banyak orang yang memulai wirausaha dengan kebingungan, bagaimana cara memulainya? darimana saya harus memulai? dan sejumlah pertanyaan-pertanyaan pendukung lainnya yang justru semakin melemahkan semangat Anda dalam berbisnis. Oleh karena itu, bagi Anda yang baru beralih dari zona nyaman (karyawan) ke zona yang penuh tantangan ini, jangan merasa bingung. Mulailah dari hal yang paling sederhana. Jika bingung dalam memilih produk yang ingin dijual, Anda bisa memulainya dari hobi. Saya yakin Anda memiliki hobi, karena Anda bukan robot.

Teruslah berinovasi, tidak usah takut untuk gagal. Karena mulai saat itu, Anda sedang berinvestasi dengan waktu. Setiap kegagalan selalu harus diketahui apa penyebabnya, sehingga Anda tidak akan jatuh pada lobang yang sama.

6. Saya Tidak Punya Banyak Waktu


Menjadi pebisnis adalah idaman setiap orang, justru dengan menjadi pengusaha Anda akan lebih memiliki banyak waktu. Anda adalah bos! tak ada yang mengatur kapan harus berangkat ke kantor, kapan harus menyerahkan laporan ke atasan, kapan harus libur kerja, dll.

Tapi anehnya, banyak sekali orang yang menjauhi berwirausaha dengan alasan tidak punya banyak waktu. Ya, jika Anda baru berniat melangkah. Saya katakan, zona ini penuh resiko, jadi anda jangan setengah-setengah, jangan harap bisnis Anda bisa tumbuh. Persiapkan dengan matang segala sesuatunya, jangan asal nyebur juga. Jika semua hal sudah siap dan matang, barulah anda curahkan semua waktu yang Anda miliki untuk wirausaha.

7. Takut Gagal


Inilah alasan dari segala alasan yang akan menutup peluang Anda untuk berwirausaha. Jika perasaan ini sudah mendominasi Anda, saya tidak bisa banyak memberikan saran. Oleh karena itu, geserlah pemikiran ini dengan pemikiran yang lebih baik. Misalnya, jika saya tidak berbisnis saat ini, 10 atau 20 tahun kedepan saya punya apa?apakah cukup dari hasil kerja untuk tabungan masa tua? Provokasi terus otak Anda untuk menghancurkan perasaan takut gagal ini.

Carilah sebanyak mungkin kemungkinan-kemungkinan buruk jika Anda tidak berwira usaha dalam waktu sekarang. Sehingga, lambat laun pemikiran Anda pun akan berubah seiring dengan kuatnya keinginan Anda untuk berbisnis.

Resiko berbisnis sangat besar, karena tidak ada yang akan menanggung semua beban/materi yang akan anda keluarkan, tidak ada juga yang akan menanggung kerugian jika usaha Anda ambruk, semua beban dan tanggung jawab akan berakhir pada diri Anda. Tapi, percayalah, jika suatu saat bisnis Anda sukses dan meledak, Anda akan benar-benar menjadi orang yang bebas finansial. Selamat berwirausaha!

No comments :

Post a Comment